Blue Fire Pointer 6-7 April "Antara Suka dan Duka"
Posted by : hamam leha-leha Kamis, 08 Januari 2015

Tanggal 06 April merupakan hari yang bersejarah dalam hidupku karna dihari itu aku lahir dari rahim sesok ibu yang kuat menjagaku sampai sekarang. mungkin dunia dihari kelahiranku juga sedang merasakan kebahagiaan karna pada tanggal itu bertepatan dengan hari besar umat Islam sehingga seluruh umat merayakan dengan caranya masing-masing kalau diIndonesia dengan ketupat atau oppor mungkin klau diarab dengan masak gule, hehehe.
dua tahun silam tepat tanggal 07 April merupakan sejarah yang menyedihkan bagiku saat kabar duka datang menghampiri keluargaku. dimana detik-detik si mbah menutup mata untuk selama-lamanya. aku saat itu yang masih dijgja beru mengetahui setalah kakakku menelphon pada malam hari. dimana pada malam hari itu aku terdiam meratapi kesedihan dan tidak bisa berbuat apa-apa aku hanya bisa meneteskan mata dan ber doa. ingin aku pejamkan mata tapi hati dan perasaan ini selalu berontak untuk segera pulang. pulang itu aku tunda karna malam masih menyelimuti dunia, malam itu aku masih terus terjaga untuk menunggu fajar datang menghampiriku.
fajar mulai datang menghampiri, aku mulai bergegas berangkat berangkat dengan mengendarai sepeda agar lebih cepat sampai tanah kelahran. Entah kenapa disetiap perjalanan perasaan sedih terus menemaniku dan aku merasa tak sendirian karna langitpun menemaniku dengan awan mendung yang seolah-olah ikut merasakan kesedihanku.
jam 09.00 WIB akhirnya aku sampai depan rumah. sudah banyak orang yang berdatangan dirumah, jalan-jalan dan aula serta mushola disekitar rumah sudah penuh parkiran montor ya maklum kakek memang banyak kenalan terutapa kumpulan haji. akirnya aku parkirkan montor temanku yang aku pinjam di depan rumah pak lek. Beruntung saat itu proses pemakaman belum dimulai sehingga aku berkesempatan mensholati langsung. saat aku melai mendekat untuk melihat seolah ada yang menahanku, mungkin karna aku tak berani mendekat dan melihat secara dekan karna wajah itu tak asing bagiku yang selalu mengikuti pengajian, sholawatan serta setiap jum;at selalu berangkat lebih awal untuk bermunajat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. aku masih ingat saat beliau hidup yang gendrung mengikuti pengajian tak jarang saat dirumah aku selalu mengantar untuk mengikuti pengajian (biasanya selasanan) dan kalau dapet bungkusan kakek selalui memberikan padaku.
Dua tahun sudah berlalu, sudah lama aku tak melihat dan mendengarkan kakek bicara pengajian apalagi yang ngisi KH Arwani Kudus pasti kakek menceritakan dengan semangat menggebu-gebu seolah aku tak mau tertinggal satu katapun yang keluar dari mulutnya Tak jarang kakek cerita tentang yai-yai khos kudus. kini kakek sudah tidak ada, aku rindu...rindu sekali...gimana kabarnya kakek disana ? Semoga baik-baik saja, semoga kakek dialam sana diberi kebahagiaan. Ya Allah, Yang Maha Pengampuni, ampunilah dosa-dosa kakek ku berilah tempat terindah disisi-Mu. AAmiin.


Salam kangen dari cucumu.....


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © el_hamam - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -