- Back to Home »
- BEN_J mau dibawa kemana PGMI
Posted by : hamam leha-leha
Minggu, 16 Juni 2013
Mahasiswa sebagai salah satu bagian dari masyarakat. Hal ini mengharuskan mahasiswa harus bisa masuk berpartisipasi dan mengembangkan ilmunya ke masyarakat dan lingkungannya. Mahasiswa diharapkan sebagai pencetus ide sekaligus eksekutor dari idenya, yang kemudian akan berpengaruh pada perubahan budaya, keadaan, atau sistem.
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga yang merupakan kampus rakyat seharusnya dapat berperan aktif dalam menanggapi setiap kajadian-kejadian yang memang hal itu tidak pro rakyat. Mahasiswa memang berperan aktif dalam menanggapi suatu kejadian yang memang dirasa merugikan bangsa atau rakyat kecil seperti penindasan dan ketidak sewenangan pemerintah dalam menjalankan kekuasaan.
Mahasiswa sebagai agent of chenge tidakhanya bertindak untuk membela rakyat tapi juga memberikan konstribusi positif, seperti melakukan bakti sosial, mengadakan kajian ilmu, mengadakan even-even pada hari-hari besar dan memberikan dorongan positif untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Fakultas tarbiyah khusunya jurusan PGMI (pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah) serasa cocok untuk melakukan kegiatan-keegiatan tersebut, dimana banyak ilmu pendidikan yang bisa kita transfer kepada masyarakat dalam kegiatan-kegiatan tersebut.
Oarganisasi yang berada dinaungan jurusan pendidikan madrasah ibtida’iyah seperti BEM-J (Badan Eksekutif Mahasiswa-Jurusan) seharusnya dapat berperan aktif dalam menjalankan kegiatan yang positif tersebut. Diharapkan mahasiswa tarbiyah bisa mentransformer ilmu yang selama ini dipelajari dalam bangku perkuliahan kemasyarakat. Dimana ilmu yang diberikan akan bermanfa’at dan berguna bagi masyarakat sekitar dan bangsa pada umumnya.
Melakukan bakti sosial, dimana bayak ragam bentuk bakti sosial. Bakti sosial banyak sekali manfaat yang kita dapat selain menjadikan pengalaman untuk berbaur dengan masyarakat tapi juga dapat menambah wawasan kita serta mempererat jiwa sosial kita. BEM-J dalam hal ini dapat melakukan serangkain kegiatan disuatu tempat baik pada lingkup kecil maupun besar. Lingkup kecil seperti mengadakan baktisosial disekolah dengan membantu baik berupa pikiran seperti membantu mengajar maupun berupa bantuan dana seperti membangun sarana prasarana disekolah. Adapun lingkup besar seperti mengadakan bakti sosial disuatu kampung atau daerah dengan memberikan kontribusi baik berupa pikiran maupun berupa dana. “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfa’at bagi orang lain”.
Mengadakan kajian ilmu terutama tentang pendidikan, dimana hal ini dapat dilakukan dari hal yang kecil dahulu seperti mengadakan rutinan kajian ilmu pendidikan dijurusan PGMI dimana hal itu juga harus disusun dengan matang, harapan kami hal ini bisa dijalankan dengan konstan atau terus-menerus dan kalau bisa kajian ilmu ini dapat dijadikan Proker bagi pengurusan BEM-J. Setelah itu, ketika dirasa kajian ini sudah berjalan dengan baik kemudian kegiatan ini dapat dibentangkan kefakultas, kemudian kalau dirasa dapat berjalan dengan sukses, kegiatan ini dapat dibentangkan lebih lebar kemasyarakat. “Mulailah pekerjaan dengan hal-hal kecil terlebih dahulu”.
Melakukan kegiatan pada hari-hari besar, seperti pada hari besar islam seperti idul fitri, isra’ mi’raj, hari kelahiran nabi atau pada hari nasional seperti hari kemerdekaan, hari pendidikan maupun hari sumpah pemuda. Universitas Islam Negeri, merupakan universita islam yang memang unggulan dalam bidang agama, seharusnya berada digaris depan ketika untuk mengadakan acara-acara yang positif terutama pada kegiatan agama seperti mengadakan kegiatan untuk memperingati hari besar baik dengan pengajian atau dengan mengadakan asa keterampilan baik kalangan mahasiswa atau sekolah dasar. Adapun dalam pada hari besar lain seperti hari pendidikan, kita dapat mengadakan seminar seputar pendidikan atau kegiatan bedah buku atau lomba yang masih dalam lingkup pendidikan seperti lomba menggambar, menulis artikel, membuat cerpen dan sebagainya. “Hal yang kecil dapan menjadi hal yang besar kalau dilakukan pada moment yang tepat dan waktu yang tepat pula”.
Melakukan studi banding dan tour, melakukan studi banding serasa penting dimana hal ini digunakan untuk saling berbagi pengalaman dan ilmu dengan organisasi lain yang dirasa memiliki satu tujuan yang sama. Dalam melakukan studi banding memang harus tepat sasaran, kalau kita yang notebenya berorientasi pada pendidikan yang studi bandingnya juga tidak jauh dengan hal-hal yang berbaur pendidikan, misal kita studi banding dengan universitas lain yang jurusannya sama yaitu dengan PGMI/PGSD. Seorang mahasiswa yang mengikuti organisasi memang sibuk dengan kegiatan baik kuliah maupun organisasi. Dalam hal ini mahasiswa memang harus pintar-pintar membagi waktu. Ketika mahasiswa dihadapkan dengan banyak kegiatan, memang harus ada hari-hari untuk menenangkan diri atau beristirahat sejanak untuk merefleksikan badan maupun pikiran. Dalam hal ini alangkah bagusnya dalam organisasi juga memiliki serangkain kegiatan untuk merefleksikan badan dan pikiran yaitu dengan touring bersama-sama, dimana dalam hal ini banyak hal positif yang dapat diambil selain dapat mengendorkan otot-otot dan pikiran, hal ini juga dapat mempererat anggota dan memberikan kesan yang menyenangkan.
Harapan-harap kedepan untuk BEM PGMI dapat menjalankan beberapa rankaian yang telah kami usulkan dan dapat memberikan hasil konkrit yang tidak hanya dirasakan oleh BEM tapi juga mahasiswa terutama mahasiswa PGMI. Untuk harapan pada priode ini semoga PGMI dapat membentangkan sayapnya se-Nusantara, dan bisa menjadi contoh atau kiblat bagi pendidikan dinusantara. “ sedikit proker lebih baik asal dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab”.” Jangan tanya apa yang bisa dilakukan negara untukmu, tanyalah apa yang bisa kamu berikan untukmu ( presiden America )”.